Mengatur uang memangnya butuh seni ya?? Yap sejujurnya jika saya mendengar kata seni, yang terngiang di telinga saya adalah tentang lukisan, alunan lagu, dan nyanyian. Dan sayangnya saya bukan tipe orang yang mencintai bidang tersebut. Hehehe… OK, kembali ke topik Seni Mengatur Uang. Seni yang dimaksud di sini adalah sebuah keterampilan untuk mengatur aliran pemasukan dan pengeluaran kita.
Lalu memangnya saya sudah pandai?? Jawabannya tentu saja tidak. hehehe… Justru saya juga baru mulai belajar. Yah, memang Bidang Seni yang Satu ini sudah saya targetkan untuk bisa dikuasai sebelum umur saya menyentuh angka 21.
Oiya sebelum dilanjutkan, tulisan kali ini banyak merujuk ke 2 buah buku yang saya baca yaitu: “Rich Dad, Poor Dad” karya Robert T Kiyosaki, dan “Cara Mudah Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami” karya Eko P Pratomo. Kedua buku itu sudah cukup untuk membuat saya melek finansial. Bagi yang sudah membacanya, yaa sudah. Hehehe…
“Katakanlah tidak akan pernah ada satu musibah yang menimpa kita kecuali telah Allah tetapkan pada kita, dan hanya kepada Allah jualah orang-orang beriman bertawakal.” (at-Taubah: 51)
Orang yang bahagia seringkali diidentikkan dengan hal-hal baik yang diterima oleh orang tersebut. Namun sebenarnya orang yang bahagia itu bukan berarti hanya siap menerima yang enak-enak saja, tetapi juga yang eneg-eneg. Hehehe… Bicara tentang hal yang enak-enak sudah jelas banyak orang yang sudah siap menerimanya, tapi yang membuat eneg (yang pahit) belum tentu setiap orang siap menerimanya. Padahal keduanya selalu datang bergantian ibarat roda yang berputar mengiringi langkah hidup kita.
“Dan masa kejayaan dan kehancuran itu, Kami pergilirkan di antara manusia agar mereka mendapat pelajaran” (Ali Imran: 140)
Hidup ini memang terkadang tidak bisa memilih. Kita tidak bisa menghindar dari bagian pahit dari kehidupan. Ada yang harus kehilangan harta, ada yang harus kehilangan orang tercinta, atau ada pula yang harus kehilangan anggota tubuh. Itu semua adalah bagian dari kehidupan kita. Semuanya harus kita terima seperti kita menerima bagian yang manis dalam hidup ini.
Lalu mengapa harus ada duka dalam hidup ini?? Mengapa harus diturunkan musibah?? Bukankah dunia ini indah tanpa duka??
Sudah banyak penyedia layanan untuk NgeBlog seperti Wordpress, Blogger, Blogsome, dan Multiply. Tentu saja hal tersebut memungkinkan semua orang untuk memulai debutnya di dunia blog ini. Namun Perlukah sebuah alasan khusus untuk ngeblog?? Sebuah pertanyaan yang cukup lazim dilontarkan oleh banyak orang, terutama yang tergolong ke dalam blogger awam dan orang-orang yang sedang mengumpulkan niatnya untuk mulai terjun di dunia blog. Dan harus saya akui bahwa saya termasuk orang yang rajin mengajak orang lain untuk menekuni dunia blog, itulah sebabnya pertanyaan seperti itu sering terlintas di telinga saya. Dan seperti biasa juga saya merekomendasikan untuk memulai Ngeblog di Blogger atau Wordpress. Hehe…
Yap, postingan kali ini akan mencoba menjelaskan berbagai macam alasan yang biasa dijadikan motivasi oleh para blogger. Walhasil setelah mensurvei beberapa blogger secara diam-diam, paling tidak “Minimal ada sebuah alasan untuk ngeblog” yang antara lain adalah :
Tersenyumlah Sahabatku
Kategori (Hikmah) Ditulis oleh Berliyanto pada 23-06-2008
Tag : Hikmah, Sahabat
Senin 23 Juni 2008, entah kenapa tiba-tiba hasrat ingin pulang mengusik ketenangan jiwa. Hehehe.. Salah satu alasannya mungkin karena sudah berhari-hari tidak pulang ke rumah. Yaah, walaupun harus saya akui bahwa misi utamanya adalah meminta jatah “uang mingguan”. Hehehe. Sayangnya keputusan untuk pulang bisa dibilang kurang tepat, karena ternyata bunda tercinta yang berperan sebagai “Departemen Keuangan” di rumah saya sedang dinas ke Malaysia.
Sampai di rumah, langsung disuguhkan oleh dua buah pesan yang ditujukan untuk saya. Pertama adalah pesan agar saya segera memperpanjang KTP yang sudah tewas masa berlakunya. Dan yang Kedua adalah kartu pos yang dikirim oleh azka dari Damascus – Syria. Yap, saya ucapkan terima kasih buat azka yang sudah meluangkan waktu dan uangnya, saya anggap itu sebagai kado ulang tahun. Gambar di kartu postnya bagus, apalagi klo ditambah oleh-oleh lainnya. Hehehe… Ntar deh gantian saya kirim kartu pos dari Bekasi klo inget. Hehehe…
Anyway, bicara tentang kado, Alhamdulillah ternyata cukup banyak juga yang antusias memberikan kado. Hehehe… Terima kasih untuk semuanya, semoga Allah memberikan balasan yang terindah untuk kita semua.
Sekarang kita masuki topic utama…
Apakah anda berniat dan berkeinginan kuat untuk bisa mengemudikan sebuah mobil?? Yap anda membaca sebuah artikel yang tepat, karena kali ini saya akan memberikan langkah-langkah jitu untuk mahir mengemudi dalam 7 hari untuk pemula.
Yap, kata-kata pembuka yang biasanya tertulis di buku-buku panduan otodidak yang dijual di toko buku tersebut mungkin mengawali tulisan kali ini. Biasanya buku-buku jenis ini berjudul “Mahir **bla,,bla,,bla*** dalam 24 jam”, ” X langkah jitu menguasai **Bla,,bla** untuk Pemula”, ataupun “Belajar Sendiri **Bla,,bla,,bla** dalam X hari”. Sayangnya dari sederetan buku tersebut belum pernah saya temukan panduan untuk mengemudikan mobil. Hehehehe… Karena itulah saya menuliskannya di blog ini. (Sebenarnya karena ga’ tau mau nulis apa lagi)
Persiapan Awal:
Sebelum anda mulai belajar mengemudi, ada baiknya jika anda menyiapkan beberapa hal penting berikut ini, yaitu:
Niat yang kuat
Ingat segala sesuatu itu tergantung pada niatnya, ada baiknya jika anda meluruskan niat terlebih dahulu sebelum memulai. Hehe..
Waktu yang Telah Berlalu
Kategori (Hikmah, Pengumuman) Ditulis oleh Berliyanto pada 12-06-2008
Tag : Hikmah, santai
Sering saya dengar sebuah kata bijak yang mengatakan bahwa hal yang paling dekat dengan kita namun tidak akan pernah kita raih apalagi kita ubah adalah waktu yang telah berlalu. Sederhana namun dalam makna dibaliknya, yap! Dengan sepenggal kalimat itu kita diingatkan kembali untuk bersikap lebih bijak terhadap waktu yang telah Allah berikan untuk kita.
“Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikkan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS. 103: 1-3)
Ya Allah, hari ini telah Engkau genapkan umurku menjadi 20 tahun, semoga aku bukanlah orang yang merugi yang menjadikan sisa waktuku dengan sia-sia.
Liburan: Istirahat Sejenak untuk Memulai yang Baru
Kategori (Motivasi, Seputar Kampus) Ditulis oleh Berliyanto pada 06-06-2008
Tag : Catatan Harian, Liburan, Tips
Libur telah tiba, akhirnya semester 4 sudah berlalu, tidak terasa sudah 2 tahun saya menjadi Mahasiswa. Hehehe…
Eniwei, Selamat liburan buat yang udah liburan dan selamat menempuh hidup baru buat yang sudah merasakannya. Lho..
Setelah membaca tulisan dari salah seorang yang sudah mengklaim dirinya sudah memasuki masa liburan, tiba-tiba hasrat ingin menyentuh blog ini kembali muncul. So’ kali ini saya akan memberikan sedikit tips untuk menghadapi liburan, bercanda?? Hohoho..tentu tidak, saya serius..
Bersyukur dulu ah
Yap, benar!! Tiada hari tanpa rasa syukur, itulah hal yang harus dimiliki setiap orang untuk menjadi manusia seutuhnya. Lalu bersyukur karena apa?? Well, sangat banyak alasan untuk mensyukuri apa-apa yang kita dapatkan sampai saat ini. Diberikan umur sampai saat ini misalnya. Lalu bagaimana jika di semester ini hasil yang kita capai kurang maksimal, tetap bersyukur kah?? Ya tentu saja, caranya dengan diiringi pikiran-pikiran positiif tentunya. Intinya sebelum memutuskan untuk tidak mensyukuri apa-apa yang kita dapatkan, cari dulu sejuta alasan untuk bersyukur. Hehehe…
Tawuran: Dari Siswa SMP sampai Anggota Dewan
Kategori (Opini) Ditulis oleh Berliyanto pada 31-05-2008
Tag : Catatan Harian, Opini, Pendidikam, Tawuran

Hari ini sempat melihat siaran di tv, topiknya menarik yaitu tentang Tawuran Pelajar. Wah sudah lama saya tidak mendengar issue ini, padahal zaman SD dulu saya menganggap tawuran pelajar adalah tindakan yang termasuk ke dalam 3 besar tindakan anarkis terbaik setelah demo mahasiswa dan jarah-jarahan pada saat itu. Hehehe..
Sempat saya pikir dia (tawuran pelajar) sudah keluar dari nominasi tindak anarkis beberapa tahun ini. Ternyata tidak, terbukti dengan diangkatnya topik ini di siaran tv sabtu ini.
Mirisnya, ternyata tindakan ini meliputi berbagai kalangan. Setidaknya ada beberapa kategori tawuran:
Google Page Rank Checker
Kategori (Information Technology) Ditulis oleh Berliyanto pada 30-05-2008
Tag : Page Rank
Iseng-iseng browsing di dunia maya, ternyata menemukan “barang bagus” yang gratisan. Hehehehe… Fungsinya untuk mengetahui :
Google Page Rank
dari sebuah situs atau blog. Silahkan dicoba..
| Check Page Rank of any web site pages instantly: |
| This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service |
Semoga Bermanfaat….
Apakah kebahagiaan itu?
Kategori (Islam, Motivasi) Ditulis oleh Berliyanto pada 30-05-2008
Tag : Hikmah, Islam
“Jadilah engkau ibarat seorang yang terasing atau seorang yang numpang lewat saja.”
(Al-Hadits)
Apakah kebahagiaan itu? Sebuah pertanyaan yang sering tersirat pada hati kita sebagai manusia, namun cukup jarang terlontar dari lisan kita. Kebahagiaan itu bukanlah istana Abdul Malik ibn Marwan, bukan pula pasukan Harun ar-Rasyid, serta bukan pula harta simpanan Qarun yang melimpah.
Kebahagiaan itu menurut para sahabat adalah sesuatu yang tidak banyak menyibukkan, kehidupan yang sangat sederhana, dan penghasilan yang pas-pasan. Kebahagiaan seseorang bisa terlihat dari pemahamannya terhadap Rabb-nya, kejujurannya, hukum-hukum yang disimpulkannya, sikap wara’-nya dan ibadahnya.






