Akhir sebuah Pesta Demokrasi
Pekan kedua di bulan Desember tahun ini merupakan momen yang amat berarti bagi Fasilkom UI. Pesta Demokrasi dalam wujud Pemilihan Raya dan suksesi pemilihan ketua kelembagaan baru saja usai. Telah terpilih nama-nama baru yang akan menempati peran-peran strategis yang menentukan kearah mana IKM Fasilkom akan berlayar tahun 2009 nanti. Dan tulisan ini akan memperlihatkan hasil dari proses pemilihan-pemilihan tersebut.
Jum’at, 5 Desember 2008, pada hari itu dilangsungkan Eksplorasi dan Musyawarah Pemilihan Ketua dan Kaput Forum Ukhuwah dan Kajian Islam (FUKI) 2009. Musyawarah Pemilihan Ketua Keputrian (Kaput) dilaksanakan pada pukul 11.30-14.00, sedangkan untuk Ketua Umum FUKInya dilaksanakan pada pukul 16.00 – 22.00. Metode yang dilakukan tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu dengan cara musyawarah untuk mufakat.
Dari 4 orang calon ketua, yaitu : Ahmad Almaarif, Andreas Senjaya, Muhammad Sani, dan Topan Bayu K, telah terpilih Topan Bayu Kusuma sebagai ketua FUKI periode 2009. Dari pihak keputrian, sebelumnya telah terpilih Maya Retno Ayu S sebagai KaPut FUKI 2009 diantara 2 calon KaPut lainnya, Inasa Kamila dan Fitri Rachmawati.
Keistimewaan yang ada pada proses pemilihan ini adalah Ketua dan Kaput terpilih bukan dengan cara Eleksi tapi dengan Seleksi berbasis Musyawarah bersama. Silahkan membaca tulisan saya “Indahnya Musyawarah” untuk lebih jelasnya.
Beralih ke Pemilihan Raya (PEMIRA) Fasilkom UI yang dilaksanakan sejak November. Rangkaian kegiatan PEMIRA ini ditutup dengan proses pemilihan calon ketua BEM dan anggota independen DPM yang dilaksanakan pada tanggal 1-5 Desember 2008. Berbeda dengan proses pemilihan ketua FUKI, proses pemilihan ini dilaksanakan dengan cara pemungutan suara. Namun terdapat sebuah inovasi oleh panitia PEMIRA tahun ini yang patut diacungi jempol, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah UI Pemilihan Ketua BEM dan Anggota Independen DPM dilakukan secara Online. Yup, Pertama kali di Universitas Indonesia diadakan PEMIRA secara online. Hehe..
Puncaknya terjadi pada tanggal 6 Desember 2008 pukul 00.00 saat hasil PEMIRA Fasilkom UI diumumkan, hasilnya adalah sebagai berikut:
Hasil perhitungan suara pemilihan Ketua BEM Fasilkom UI

Hasil perhitungan suara pemilihan anggota independen DPM

Semoga momen ini menjadi sebuah langkah awal sekaligus langkah penerus bagi IKM Fasilkom UI menuju keadaan yang lebih baik dari sebelumnya. Dan itu pula yang sekaligus mengakhiri Pesta Demokrasi di Fasilkom UI tahun ini.















yoi! pakai iWork ‘08,, canggih :mrgreen:
Ingin sedikit ngucapin selamat buat temen-temen:
- Ari Wibisono
- Berliyanto, Dhiemas RYS, Enrico B, & M. Fajar
- Topan Bayu Kusuma & Maya Retno Ayu S
Semoga BEM, DPM, & FUKI dapat menjadi jauh lebih baik dan maju dengan kalian sebagai pemimpinnya, serta semoga kalian semua dapat mewarnai nama Fasilkom dengan corak-corak yang mengagungkan. :wink:
Wishing all the best and success,
Snowball.
Ps. untuk online election kali ini, saya rasa masih rada buggy (inget Safari & Google Chrome), tapi semoga pada pemilihan berikutnya dapat terresolusikan masalah” ini dan menjadi lebih baik.. sukses!
maap ber, sya sdg tdk ingin mnanggapi postingan nt di atas.
saya trperanjat dan kaget melihat salah satu postingan di plurk nt di sebelah kanan. trnyata waktu demikian cepat ya…
kayaknya baru kemaren saya baca postingan nt ttg sapi nt yg ngamuk,
ternyata itu adalah SATU TAHUN YANG LALU!! masya Allah…
cie cie berli… paling banyak yg milih DPM-nya nih ye… selamat bertugas ya ber…
inget, Semua amanah itu bukan cuma untuk sekedar untuk jabatan, popularitas apalgi untuk sekedar CV. Jadikan Amanah tersebut ladang bagi kita untuk berkontribusi, memberikan kebermanfaatan terbaik buat warga fasilkom…
selamat ka..
i’m proud of u
berjuang utk mngemban amanah ya
pasti BISA!!
@all
Mohon bantuan doa dan dukungannya teman2.
Semoga kita semua bisa memberikan manfaat untuk Fasilkom Tercinta.
Selamat menempuh hidup amanah baru
[...] yang mendapat suara terbanyak. Untuk melihat lebih jelas hasilnya bisa dilihat di blog sahabat saya di sini. Penulis pun mengakui “kekalahan” diri sendiri dan keunggulan yang dimiliki Ari [...]
@arief
makasih rif.. :wink: