Arisan dan Malas-malasan
Minggu-minggu gini enaknya ngapain ya’?? Hmmm…rasanya paling enak bermalas-malasan di rumah sambil melakukan sesuatu hal yang berguna. Yah, paling engga’ itulah rencana saya hari minggu ini walaupun sayangnya niat baik saya untuk bermalas-malasan itu berhasil digagalkan. Yup, hari minggu ini rumah saya kebagian jatah untuk melangsungkan acara Arisan keluarga dan kerabat yang rutin diadakan setiap bulannya. Seperti apa acaranya ya?? Yaa kaya arisan biasa. hehehe….
Kembali ke topik bermalas-malasan. Sebenarnya rencana ini sudah sangat matang saya persiapkan dari hari Jum’at sewaktu dalam perjalanan di bus 9B menuju Bekasi. Sekedar informasi tambahan, jika sedang berada di dalam bus dan lagi kurang hiburan, kegiatan rutin yang biasa saya lakukan ada dua yaitu membuat rencana-rencana hidup atau tidur. Nah, dengan memanfaatkan momen itu lah saya berhasil merencanakan agenda bermalas-malasan di hari minggu. Alasannya sederhana, karena sudah beberapa minggu ini saya jarang bermalas-malasan. hehehe… Dan kenapa waktunya di hari minggu?? karena itu satu-satunya hari senggang setelah hari sabtu kemarin terpakai untuk banyak agenda lainnya.
Dan ceritapun dimulai…..
Hari minggu saya dimulai ketika jam alarm di ponsel berbunyi, dan ternyata waktu menunjukkan pukul 04.40. Setelah celingak-celinguk sebentar sambil mengumpulkan kesadaran saya pun bergegas menuju kamar mandi sekaligus ngambil wudhu. Keluar dari kamar mandi saya melihat sesosok penghuni rumah yang tidak lain adalah ibu saya tercinta, rupanya beliau sudah bangun lebih dahulu. Terjadi percakapan singkat yang kurang lebih seperti ini :
Ibu Tercinta : Sudah sholat??
Anaknya Tersayang : Baru mau….
Ibu Tercinta : Hoo..sekalian mandi aja, nanti anterin ibu ambil kue pesanan jam 10 di ruko
Anaknya Tersayang : (ngangguk-ngangguk doank terus sibuk nyariin sarung)
Beberapa menit kemudian saya sudah siap untuk mandi, handuk sudah di pegang, pakaian bersih sudah disiapkan, air di bak mandi sudah fully loaded, hanya tinggal mengumpulkan tekad untuk mandi dan semuanya sempurna. Iseng ngeliat jam sebentar ternyata masih jam 05.10, dan itu membuat tekad untuk mandi sirna. Hmmm…masih kepagian, ayam tetangga aja belum mandi jam segini. hehehe…. Akhirnya, saya kembali ke kamar dengan niat untuk menunggu waktu berjalan sampai pukul 06.00 dimana itu adalah waktu yang tepat untuk mandi, dan tidak ada cara terbaik dalam urusan tunggu-menunggu selain dari tidur. hehehe…
Akhirnya saya kembali terbangun jam 8an, hanya terlambat 2 jam dari jadwal untuk mandi yang saya rencanakan tadi. Sampai sini rencana besar saya untuk bermalas-malasan masih berjalan lancar. hehehe…Selesai mandi dan sikat gigi, saya turun ke bawah untuk melihat keadaan sekalian menaruh handuk di jemuran. Tiba-tiba ibu saya tercinta meminta tolong untuk mengeluarkan mobil dari kandangnya eh maksudnya dari garasi.
Ibu Tercinta : Ber, keluarin mobil dulu, kursi-kursinya mau ditaruh di garasi soalnya…
Anaknya Tersayang : (langsung melakukan tugas mulianya tanpa basa-basi)
Selang beberapa menit kemudian…
Ibu Tercinta : Ber, angkatin kursi-kursi di meja makan ya’? pindahin ke garasi..
Anaknya Tersayang : OK…(Langsung olahraga Ngangkat-ngangkat kursi sendirian)
Setelah selesai berolahraga (ngangkat-ngangkat kursi), saya kembali menjalankan rencana besar hari ini. Naik ke kasur, menutup jendela kamar sampai setengah, nyalain AC, ambil buku bacaan, lalu tidur-tiduran sambil baca buku. Mantab. hehe… Baru bermalas-malasan sekitar 10 menit, terdengar kembali suara merdu ibu tercinta menyuruh anak tersayangnya ini mengambil kue di ruko. Melihat keadaan dulu sebelum berangkat, terlihat sang ibu sedang sibuk dengan urusannya di dapur dibantu dua asistennya (baca: pembantu rumah tangga), sedangkan sang ayah sedang sibuk mengutak-ngatik sound system yang sepertinya akan digunakan untuk mengumumkan siapa pemenang arisan bulan ini dan menjadi tuan rumah arisan bulan depan.
Ayah Tercinta : Ber, coba cek speakernya (sambil nunjuk ke arah speaker) ko’ ga bisa nyala
Anaknya Tercinta : (langsung mencoba mengaplikasikan mata kuliah Pengantar Sistem Digital untuk menyelesaikan kasus ini)
Setelah cukup lama ngutak-ngatik kabel sambil memikirkan asumsi-asumsi yang mungkin terjadi akhirnya diketahui bahwa penyebab tidak menyalanya speaker karena tonbol ON/OFF yang tersembunyi belum dinyalakan. Dan Masalah sound systempun selesai.
Akhirnya adzan dzuhur berkumandang, kembali melihat keadaan dan bisa dipastikan persiapan untuk arisan sudah mantab. Kue-kue udah ditata di piring gede, makanan berat seperti nasi, lontong, opor ayam, gudeg, sate ayam dan tidak ketinggalan sambal goreng daging sudah berada ditempatnya masing-masing, karpet-karpet sudah digelar. Hanya tinggal menunggu kedatangan peserta arisan yang katanya akan dimulai jam 1 siang. Kabar baik buat saya karena itu artinya saya bisa melanjutkan acara bermalas-malasan dikamar, ditambah lagi momennya pas karena bada’ dzuhur adalah waktu yang tepat untuk tidur siang. hehehe… Ngintip lewat jendela sebentar, rupanya sudah ada peserta arisan yang datang. Tanpa mempedulikan itu saya pun kembali melanjutkan agenda yang tertunda. Sayangnya lagi-lagi agenda bermalas-malasan itu terganggu, entah apa yang terjadi, dibalik pintu kamar saya terdengar suara-suara yang cukup keras dan sangat ampuh untuk menggagalkan acara malas-malasan seseorang. Tidaak…kenapa masih ada hal yang mencoba untuk menggagalkan rencana besar saya ini. Mungkin suara para peserta arisan yang lagi ramai beagitu pikir saya awalnya, tapi sepertinya tidak mungkin mengingat arisannya itu bertempat di lantai 1 dan kamar saya adanya di lantai 2. Setelah membuka pintu kamar dan melihat keluar, rupanya lantai 2 sudah bagaikan tempat bermain anak-anak atau lebih tepatnya tempat penitipan anak-anak. Terlihat ada dua orang anak yang sedang bermain PS sementara anak-anak yang lainnya jejeritan histeris terbawa suasana sambil ngeliatin anak kecil yang lagi asik main. Rupanya acara bermain itu dikomandani oleh seseorang yang tidak lain adalah adik saya sendiri. Begitu rupanya, sementara sang ayah dan ibu sibuk arisan dibawah sang anak sibuk dengan kejuaraan PS di lantai dua. Dua kegiatan yang begitu indah yang bisa menggagalkan rencana besar seseorang untuk bermalas-malasan dengan sempurna.
Bada’ Ashar, Arisan selesai walaupun kejuaraan PS antar anak peserta arisan masih berlangsung. Terlihat beberapa adegan dimana orang tua dari salah seorang anak yang sedang asik bermain memanggil-manggil mengajak sang anak pulang, sayangnya sang anak tidak mempedulikannya sehingga hampir terjadi perang keluarga. Hehehe…dasar anak-anak.. Beberapa menit kemudian, suasana di rumah sudah damai kembali. Walaupun sudah berhasil digagalkan sebelumnya, saya belum menyerah untuk kembali mewujudkan rencana besar saya itu. Akhirnya saya bisa bermalas-malasan dengan tenang begitulah yang ingin saya teriakkan. Sayangnya sesaat sebelum saya memulai kembali rencana itu, terdengar kembali suara dari bawah.
Ibu Tercinta : Ber, bantuin beres-beres di bawah.. Masukkin kursi-kursi ke dalem lagi, terus bantuin gulung karpetnya…
Anaknya Tersayang : (Bengong sebentar, ga’ tahu mau ngomong apa, lalu turun kebawah menuruti perkataan ibunya tercinta)











Gocek… Rebut..
First goal! ™
Hiii… Berli arisan… :D
Btw, saya kayaknya berpikiran untuk…
Hetrix! ™
Cihuyyy!!! Sekarang Adit jadi top skorer… :D
Subhanallah!
hmmh… comment dulu baru baca kemudian…
Sesungguhnya malas itu adalah langkah awal menuju kebodohan, Alhamdulillah ternyata Allah masih sayang akan Berli dengan justru memberikan nikmat untuk Berli mempererat tali persaudaraan dan juga ukhuwah Islamiyah dengan adanya arisan keluarga tersebut…
Berbahagialah mereka yang masih bisa berkumpul dengan saudaranya, sementara di tempat lain ada saudara kita sesama muslim yang tidak bisa lagi berkumpul dengan keluarganya, karena sudah terlebih dahulu dipanggil oleh Allah SWT…
Oleh karena itu, sebaiknya engkau manfaatkanlah momentum berkumpulnya keluarga besar ente tersebut untuk promosi Tienshi???
FYI: dengan ini saya sudah menggeser Adit dari klasemen pencetak comment sementara…
Halah,,halah….
Just like usual, kedua anak ini yang menciptakan permainan bodoh bernama “Top Commenters”…..
~Hmmm….
Hoy Luthfi, akumulasikan dengan komen2 di tulisan sblmna dunk!
Adit masih jadi top skorer… :D
Dit, comment itu ibarat amal perbuatan kita, mungkin dulu kita jarang atau bahkan tidak pernah beramal, tapi justru yang terpenting adalah mulai saat ini, apakah kita bisa memperbaiki diri dan mau membiasakan diri untuk beramal?
satu hal lagi, ane nggak berniat buat nyampah atu justru banyak-banyakan comment….
Yang ane inginkan adalah mari kita sama2x mempelajari dan mengambil hikmah dari setiap tulisan yang ada di blog ini dan juga blog-blog lainnya…
yang positif kita ikuti dan yang negatif kita jadikan sebuah pelajaran bagi kita dalam menjalanai hidup ini…
@Hamba Allah a.k.a Luthfi:
Mau ngajak ribut? Hayoo ribut tiup2an trompet…
PREET!! PREETT!!
Wkwkwk…
Btw, klasemen blom berganti, liat komen di post2 sblmna dunk!
Wahaha, blognya Berli jadi lapangan bola :D
Hmmm…tunggu ya’ sebentar lagi saya buatkan tulisan untuk kalian berdua…
Judulnya “Spammer atau Caper”…
Hehehe….
@Berli:
Asiikk… Nanti Adit jadi makin dikenal..
Wahaha… :D
Komen boleh spammer/caper, tapi blognya… Mantab bro!
Wkwkwk… :mrgreen:
akhirnya…
akhirnya, ya karena ga’ bisa tidur gara-gara kejuaraan yang sepertinya sangat ramai itu, jadi deh postingan ini..hehehe..
Terus klo kejuaraannya itu sendiri, entahlah….
saya tidak tertarik untuk meliputnya…
~hehehe…
@Adit
Subhanallah! ane ndak berniat untuk ngajak ribut, tapi ane mo ngajak nikah…
@Berl
Maafkanlah diriku ini wahai saudaraku, sesungguhnya ane ndak berniat untuk menyampah di blog ente, jadi lebih baik ente bikin postingan yang lain aja seperti “temanku tukang tausiyah yang siap menikah namun masih mencari calon”
@Luthfi
Siapapun dirimu, mohon maaf apabila karena saya nama ente diseret-seret disini…
What the??
Lutfi mau mengajak adit nikah??
~mengerikan…..
Hiii… geli-geli.com
Ane dah ada Luth…
Gypula ane orang normal…
Ternyata Berli masih memendam keinginannya… :D
Berli Ikut Arisan (BIA)….
berlizone.com kenapa ini site jadi percakapan (meebo) antara dua orang dan tiga orang aja – mesti ditanggulangi tuh. ntar jadi berlizone.com (tempat chat anak muda – akses informasi dari lebih akurat) ;-)
@OWL
Subhanallah…
Hmmh kayaknya dua orang ini…..selalu aja ada di blognya berli….
@adit
Dit kapan dibuka blog ente?Masa mau dikunci terus?
@OWL:
Subhanallah…
Wah Ber.. ternyata lo suka arisan bareng ibu-ibu PKK ya…??
Gw laporin someone lho…
hehehe,,
Halah, Yuan ini…
kaya ga’ hobi arisan ajha…
~hehehe…
Hmmm…komen-komen aneh…
ada yang ngajak si Adit kawin…
ada yang mau ngelaporin…
ada yang nanyain kunci….
btw, wah si berli anak yang berbakti kepada orang tua ya…tuh dicontoh donk, jangan komen aja yang rame-rame…
peace ;P
@Sidicx
Maklum saja lah dicx, namanya juga anak-anak…
Hehehe…
@Hamba Allah :
Bikin blog sana, biar lebih bermanfaat tulisannya, daripada “NyePam”…
@ Adit :
Entah maksudnya apa jadi hobi “NyePam”, Sepertinya tujuannya supaya saya membalas NyePam Balik ke praditya.netnya ya’??
Well, have no interest to do that….
@Berli:
Maaf saja… Blog saya tidak menerima SEPAM dari sampeyan…
Terbukti SEPAM nya bang Sidicx dan lainnya tidak masuk dalam daftar komentar blog saya… :D
Btw, mau cuti dulu bwt jalan-jalan k blog nak FASILKOM ya…
Mau konsentrasi di tempat lain dulu…
@Adit,
Yah emang maksudnya begitu kan dit?? “Pamer” Plugin berharap ada orang yang membalas “NyePam” dengan cara NyePamin blog orang…
Untung saya tidak terhasut sama maksud terselubung Adit…:P
~Cuti dit
~Jangan NyePam di tempat lain ya’…
udah-udah,,,,, jangan berantem,,,,,
iya adit sedang menjalankan blog ekpansi™
promosi ahhhh :D
Arif ikutan, jadi rame dah,,
Sapa yang berantem Rif??
artikelnya menarik bos. update terus ya…salam kenal. Mau mainan anak yang menarik, inovatif dan interaktif? cek di http://hortaku.blogspot.com