Nasib Seorang Mahasiswa Ilmu Komputer

 

dot-dep.deviantart.com

dot-dep.deviantart.com

Sabtu 15 November 2008, sebuah nada dering berbunyi menandakan adanya sebuah sms yang masuk ke handphone saya. Selang beberapa detik kemudian, terkuak misteri isi dari sms itu. Isinya kurang lebih berbunyi : “Ber, gw ko’ gak bisa buka Friendster?? Lagi error ya??”. Saya yang memang saat itu sedang terhubung ke dunia cyber segera menuju TKP (baca: membuka alamat http://friendster.com di browser), dan memang ternyata yang terbuka adalah pesan bahwa sedang ada acara maintenance di situs itu. Dengan niat mulia yaitu turut mencerdaskan anak bangsa saya pun memberitahukan hal tersebut kepadanya. Beberapa menit kemudian nada dering sms berbunyi kembali, rupanya Dia Yang Saya Belum Minta Izin Untuk Menyebutkan Namanya (selanjutnya disebut DYSBMIUMN) kembali bertanya, “Sampai kapan bisa dibuka lagi Ber??”

Yup, ilustrasi diatas sengaja saya jadikan pembuka pada postingan kali ini yang masih tetap dengan kategori santai seperti postingan sebelumnya. Bagi sebagian orang pertanyaan yang diajukan oleh DYSBMIUMN adalah sebuah hal yang wajar, dan itu memang benar. Namun satu hal yang sebenarnya ingin saya tanyakan ke DYSBMIUMN adalah “Kenapa dari sekian banyaknya orang yang dia kenal, saya yang ditanya seperti itu??”. Sayangnya tidak jadi saya tanyakan karena itu membutuhkan pulsa saya sudah bisa menebak jawaban dia yang tak lain dan tak bukan adalah karena saya orang yang mengambil Program Studi Ilmu Komputer, atau kalaupun salah paling tidak ada hubungannya dengan itu lah. hehe…

Di waktu dan tempat yang berbeda, Salah Seorang Teman Saya Yang Lain (selanjutnya disebut SSTSYL) pernah mengeluhkan monitor komputernya yang bermasalah karena setiap warna tampilan yang dihasilkannya tampak tidak normal. Alhasil, SSTSYL berinisiatif mengirim sms ke saya dan bertanya apa yang harus dia lakukan terhadap monitornya itu??

Seperti halnya dengan kasus DYSBMIUMN, kasus SSTSYL barusan pun dapat menimbulkan pertanyaan yang sama, yaitu “Kenapa dari sekian banyaknya orang yang dia kenal, saya yang dia pilih untuk ditanyai seperti itu??”. Dan tentunya jawabannya pun akan sama, yaitu karena saya orang yang mengambil Program Studi Ilmu Komputer. 

Yah, beginilah nasib mahasiswa ilmu komputer dianggap yang paling mengerti segalanya tentang komputer oleh teman-teman sekitar. Mungkin 2 kasus di atas hanya sebagian kecil dari banyaknya kasus yang menimpa para mahasiswa ilmu komputer. Tapi ya memang kurangnya kepahaman akan suatu hal benar-benar mengerikan. Pada kasus pertama misalnya, sebenarnya sih saya ingin menjawab pertanyaannya dengan “Mana saya tahu, memangnya saya staff friendster??”, atau dengan jawaban “Saya belum berniat untuk membuka servis monitor” pada kasus ke dua. Tapi sepertinya memilih untuk diam terdengar lebih bijak. Hehehe..

Hmmm….saya tidak menyalahkan mereka yang bertanya hal-hal seperti itu, walaupun sebenarnya lebih memilih untuk tidak ditanya seperti itu. Hehehe… Permasalahannya kenapa mereka menganggap bahwa bertanya kepada mahasiswa ilmu komputer adalah hal yang paling tepat dengan asumsi “kami” pasti bisa menjawab pertanyaannya itu. Tapi kalo dipikir-pikir friendster memang cuma bisa dinikmati jika kita telah memiliki koneksi ke internet dan umumnya dengan komputer, dan monitor pun adalah sesuatu yang akrab dengan komputer. Jadi kepada siapa kita mengadu jika ada masalah dengan komputer?? Jawabannya ya mahasiswa ilmu komputer. Hwehehe,,,

Anyway, saya tidak pernah keberatan apapun pertanyaan yang datang ke saya, selama saya bisa menjawab atau memberikan solusinya. Hehehe…

27 Responses to “ Nasib Seorang Mahasiswa Ilmu Komputer ”

  1. PERTAMAX (Pasti habis ini Ridho comment hehehe, dulu2 an)

    Hmm.. senasib dengan saya, kasus yang sering saya alami :
    - Virus….
    - FD ga kedetect, padahal pernah, emang FDnnya rusak :).
    - File pada hilang.
    - Komputernya koq lelet.
    - Password email lupa.
    - dsb…

    ~ijo2nya bos… :shock:

  2. Hmmm…

    Berl, gambarnya cukup mencerminkan apa yang kita rasakan..
    Terkadang semua hal yang berhubungan dengan komputer harusnya diketahui oleh anak IT. Itu menurut pandangan mereka. Mulai dari Internet, Printer, tinta printer, interface OS, segala macam software, dll. Bahkan kadang otak kita disamakan dengan processor yang harus bisa komputasi dalam jangkan waktu microsecond. Kalo gak mereka bilang: yah.. katanya anak Fasilkom, masa gitu aja gak bisa…

  3. Menyenangkan bukan…! :grin:
    Terkadang itu hanya hal kecil dan mudah, terkadang hal kecil tapi belum pernah dilakukan, terkadang memang sesuatu yang sulit, terkadang… yaa kadang menyenangkan, terkadang pula melatih kesabaran, kadang pula malah menambah pengetahuan baru.
    Tapi saya tetap menikmatinya…!
    Berarti saya diakui sebagai anak fasilkom

    ~saya kuliah jurusan ilmu komputor loh…hehe :wink:

  4. Ber hati” ketabrak kereta….! :twisted:

  5. @Faruk
    Hahaha…senasip, klo ada yang bilang “Flash Disk saya ilang nih Ruk, beliin dunk..” hehehe…

    @Ridho
    Sing sabar lah Dho, Ikhlas dho, Ikhlas…Hehehe..
    Sing penting kita bisa membantu..hehe..

    @ikpoe
    Iya juga ya, misalnya diminta tolong bikinin email. Walaupun mudah tapi bisa dianggap keren. Hehehe… Itu kan bukan saya yang nongkrong di atas rel.

  6. mungkin itulah keuntungannya ber kita masuk Fasilkom. Paling sering menolong orang. Walaupun kagak yakin bisa apa nggak, still yakin aj… :lol:

  7. haha…
    sama Ber…
    ane jg sering dulu..
    terutama masalah virus..
    padahal ane jg ga tau..
    sampe sekarang komp ane masih ada virusnya malah..
    haha.. :mrgreen:

  8. yah, begitulah paradigma orang Indonesia sekarang ini menganggap kita seperti itu..

    Di lingkungan rumah saya pun begitu, dikira anak CS ato IT adalah orang yang jago benerin komputer… weleh…weleh…weleh…

  9. @Ringo
    Haha…bener Ngo..
    Yang penting kita sudah mencoba membantu,,

    @Indra
    Tuh kan hampir sebagian besar mahasiswa yang “mengambil komputer”
    pernah mengalaminya.. hehe..

  10. @Drys
    Sing sabar ya Dhim…

  11. nasip sudah menjadi bubur, ber :mrgreen:

    eh yang bener nasip apa nasib ya?

    Kalo gw sih malah asyik kalo bisa bantuin temen, apalagi kayak dr. Zebew :razz:

  12. Hmm,, ketawa aja baca blog dirimu Ber.
    Padahal gw sering dikatain blee dan dodol sama anak2 fasilkom yg laen. Tapi anehnya, temen2 gw suka nanyain hal-hal yang bgitu2 juga. Malah sering gw secara khusus diminta dateng ke rumah mreka buat kasih serpis gratis. wekekek. (Belum tau aja mreka apa yg bisa gw lakukan kpd komputer korban kesotoyan gw. haha).

    Malah pernah, ada yang berkata..
    “Fyn, gw mau pake fesbuk nih, ajarin dong! gw gak ngerti cara pakenya.”

    Sebenernya sih, gw gak keberatan buat ngajarin. Masalahnya adalah permintaan itu diajukan lewat SMS..hihihi. Abislah pulsa saya kalo menjawabnya… huhu.

  13. @Fynda:
    Belum tau aja mreka apa yg bisa gw lakukan kpd komputer korban kesotoyan gw. haha
    Gw malah ngakngak baca comment beler yang aty ini.. haha XD XD

    @Berli:
    kalau gw justru merasa senang hati membantu jika ada yang bertanya mengenai hal seperti itu. itu menandakan kalau kita diakui dan dipercaya oleh orang itu untuk meringankan dan mensolusikan permasalahannya.
    case ex. dia lebih percaya sama kita dari pada bawa tempat service (oh! salah. yang ini nggak juga sih contohnya, ada juga dia cari yg FREE. haha :mrgreen: )

    cuman emang kadang kalau uda terlalu keseringan (bentar2 tanya).. CAPE DE~ :roll:

  14. @Toni
    klo kata Indra Chamatz yang bener nasib Ton. Hwehehe..
    Saya juga senang ko’ klo bisa selalu membantu. :mrgreen:

    @Fynda
    Hahaha..sotoy pangkal pandai ya Fyn??
    untung nanyanya masih pake sms, belom pake surat via pos. Hehehe..

    @snowball
    Iya, saya juga seneng ko’ van. Hehehe..

  15. :lol: :lol: hahaha, iya ber, trnyata hampir semua mhs ilkom prnah ngerasain yg kaya lo rasain..

    gw sndiri kadang “gerah” klo diminta tolong macem2, trus di sela-sela si peminta tolong bilang: “katanya anak fasilkom, harus bisa donk”..:twisted: . what?! harus?!
    untung gak ada batu di tangan gw, klo ada, gw timpuk dah tu orang..he3..

  16. Nambahin lagi ah…

    Mungkin ini baru sedikit cerita tentang kehidupan mahasiswa Fasilkom yang sering diminta tolong oleh teman2 diluar Fasilkom…

    Bagimana cerita seseorang anak Fasilkom yang sering dimintai tolong oleh temannya padahal sesama anak Fasilkom, dan masih seputar, virus, install software, dsb… ? :roll:

  17. @Freelonk
    Saya sih ga’ pernah sampe gerah Juk,
    Kan niatnya membantu. Hehehe…

    @Faruk
    Klo untuk yang itu tanyakan saja sama ahlinya (baca: Zebew)
    Hehehe….

  18. waah ka berli berwajah baru,
    rambutnya seperti direbonding, jadi gaul gitu lho hehe canda2
    yyah bener lha orang tanya masalah komputer ke anak ilmu komputer
    maassa mau tanya anak kesehatan masyarakat (wew)
    saya dulu pernah ngerepotin mbak zahra dan ka ilman untuk masalah komputer,
    ngerasa kaya ka berli nggak ya??
    hmm, tadinya mau tanya sesuatu yg berhubungan dengan dunia IT
    tapi gak jadi aah,
    hoho kabuuuuurrrrrrrrr

  19. justru enak lagi ditanyain mulu…. akhirnya kita juga jadi lebih termotivasi untuk belajar juga kan… :wink:

  20. @wineymous
    Hehe…iya, kan udah di bilang itu ga’ salah, cuma lucu aja klo dipikir-pikir. Hoho…iya model rambutnya sekali-kali diubah. Hehehe..
    Tanya aja mumpung masih bisa bertanya..

    @kamal
    Sip deh Mal,
    tergantung kita yang menanggapi pertanyaannya gitu kan??

  21. cie ganti avatar. (lho? hhe)

    jadi inget, waktu itu ketika saya disuruh milih antara dua notebook lungsuran karena notebook saya abis ilang juga nanya-nya ke berli kan ya? tapi ikhlas kaaan? hehe..

  22. @azkaa,,
    Iya dunks, ganti biar ga’ bosen. Hehehe..

    Haha,,tenang ka’ yang penting jangan lupa transfer uang konsultasinya ke rekening saya. (lho?? hehe..becanda)..
    Ya ikhlas lah, selama bisa membantu..

  23. mending mas yang nany orang awam klau gw paling jengkel klau yg nany temen sendiri sama2 jurusan Sistem Informasi. dah tanya gak penting lagi “download mp3 dimana yah?”

  24. Huehehehehe,, :lol:
    sabar Ber,, emang begitu nasibnya orang2 yang dianggap mampu atau menekuni suatu bidang,,
    sama aja ky gw,,

    padahal mah jawabnya pake moday sotoy.. :grin:

    Btw,, makin lama lo makin lucu yak.. :mrgreen:

  25. @komplit
    Tuh bener kan, banyak yang senasip. hehehe..
    Tapi saya tidak pernah menyalahkan siapa saja yang bertanya ko’.

    @Nuril
    Saya selalu berusaha untuk Sabar. Hohoho..
    Haha..saya kan dari dulu lucu. hehe..[Narsis:ON]

  26. yah totomaru,,,,lo curhat yakkk :mrgreen: hehe,,sebagai orang gaptek yg sering bertanya sama lo….sabar-sabar ya jawab pertanyaan gw,,hehe

  27. @hana
    yaaa, sekalian lah Na..hohoho…

Leave a Reply

::2 ::3 ::4 ::5 ::6 ::27 ::12 ::32 ::16 ::22 more »

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>